Akhmadfarhan's Blog

Berbagi Tips Manajemen, Kepemimpinan, Motivasi

Menikah Muda, Kenapa Tidak?

pada 4 Desember 2011

Menikah di usia muda terkadang menimbulkan banyak pertanyaan atau dugaan. Sebagian menuduh mereka yang nikah muda pasti MBA (Marriage By Accident) alias hamil duluan. Padahal belum tentu juga. Banyak yang menikah di usia muda karena itu memang sudah menjadi keinginan bukan keterpaksaan. Terpaksa karena keadaan (sudah hamil) atau terpaksa karena dijodohkan.

Tujuan pernikahan bukan hanya demi untuk mendapatkan kesenangan seksual atau melampiaskan hasrat seksual, karena manusia bukanlah hewan yang hanya memiliki kebutuhan fisik/biologisnya (makan, minum dan bersetubuh), sementara manusia berbeda karena dikaruniai Allah dengan hati atau perasaan dan akal dimana keduanya memiliki hak pula untuk hidup dan diberi “makan”.
Oleh karena itulah mendapatkan kesenangan seksual dan melampiaskan hasrat seksual bukanlah tujuan tetapi hanyalah sebuah efek yang bertujuan untuk menyatukan hati dan pikiran sepasang anak manusia yang berlainan jenis dan memutuskan untuk hidup bersama dan berbagi kesenangan maupun duka bersama. Seks bukanlah tujuan melainkan hanya sebuah media untuk mengekpresikan cinta dimana perkawinan membuatnya agar tetap berada dalam kesucian.
Memperoleh keturunan pun bukanlah sebuah tujuan utama akan tetapi sebuah buah dari cinta dan perkawinan dimana kehadiran seorang anak akan semakin mempererat hubungan cinta dan kasih sayang diantara mereka berdua.

Jadi menikah adalah sebuah kebutuhan bagi setiap manusia. Kalau kita sudah siap menikah di usia muda, kenapa harus menunda. Alasan menikah di usia muda ada beberapa yaitu:
1. Godaan untuk para pemuda saat ini jauh lebih berat dibandingkan dengan di masa lalu.
2. Memperbanyak kebaikan dan meminimalkan kemaksiatan.
3. Agar hidup lebih terarah dan produktif.
4. Mempersiapkan generasi yang lebih baik.

Sementara, sebagian diantara kita terpengaruh oleh budaya barat yang tidak lagi mementingkan pernikahan. Padahal coba perhatikan fenomena di negara-negara barat saat ini:
1. Penduduknya lebih banyak yang berusia lanjut daripada yang berusia muda (piramida terbalik).
2. Para pemudanya tidak mau menikah dan punya anak.
3. Mereka lebih senang hidup bersama tanpa ikatan.
4. Mereka melegalkan prostitusi untuk memenuhi kebutuhan seksual.

Apa yang akan terjadi nanti di negara barat sana 10 atau 20 tahun ke depan?
Kalau bisa melakukan kebaikan hari ini, kenapa harus menunggu esok hari. Segeralah melaksanakan apa yang anda bisa lakukan karena esok belum tentu kita masih ada. Jangan menunda…

Baca lanjutan tulisan ini, http://akhmadfarhan.wordpress.com/2012/01/10/persiapan-menikah/

About these ads

74 responses to “Menikah Muda, Kenapa Tidak?

  1. hidakyah mengatakan:

    Alhamdulillah, saya juga baru 2 minggu menikah dan usia saya juga masih muda.. kami memang ingin mengurangi maksiat dan dengan niat yang baik semoga semuanya berjalan lancar dan lebih terarah dan juga saling melengkapi. amiin.. Terimakasih

  2. jimmy63 mengatakan:

    takutnya para pasangan yang menikah muda ini blom bisa menjalankan hubungan berkeluarga yang bisa mengganggu psikologis mereka

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Mereka hrs dibekali dg ilmu yg cukup. Kalo di malaysia ada kursus perkawinan yg wajib diikuti oleh semua anak muda sebelum menikah. Mungkin bisa dicontoh di sini…

  3. uzanks mengatakan:

    tulisan bagus pa…
    semoga saja di Indonesia tidak mencontoh perilaku budaya barat…
    setuju dengan kalimat terakhir yaitu ‘jangan menunda’
    salam kenal pa!

    • akhmadfarhan mengatakan:

      salam kenal juga…banyak yang beranggapan sesuatu yang datang dari barat itu keren dan modern. padahal tidak semuanya baik, kita harus bisa memilah dan memilih. jangan menunda kebaikan. do it now…

  4. menikah muda lebih banyak keuntungannya jika di akkhir kelak kita beranjak tua karena anak-anak kita secara emosi dan rupa tidak terlalu canggung sehingga bisa jadi teman untuk kita berbagi dalam suka atau duka namun ada juga kekawatiran orang tua jika anaknya menikah muda berdasarkan dorongan nafsu kaula muda bisa kacau ntar-bisa punya pasangan lain diluar rumah karena sudah mengerti gurihnya nikah muda jadi waspadalah dan jauhilah dari jangkauan pemikiran yang negatif

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Setuju, nikah muda bukan karena nafsu belaka tapi sudah terencana. Jarak usia anak dan orang tua memang jangan terlalu jauh agar hubungannya jadi lbh dekat dan saling memahami…

  5. Regari mengatakan:

    Tulisanya Bagus
    Tetapi bukanya Kita harus melihat dari berbagai sudut pandang juga untuk mengambil keputusan Nikah Muda? Ada salah satu Hadist mengatakan “Jika sudah berumur dewasa segeralah menikah, jika belum sempat meniakah maka berpuasalah”
    Banyak Orang yang menikah pada masa akil baligh,bukanya diawal kedewasaan.

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Ya.Tentu harus dilihat kesiapannya untuk menikah. Maka para remaja harus dipersiapkan dengan ilmu dan pemahaman tentang menikah. Selain itu, mereka juga harus didorong untuk lebih cepat mandiri dengan bekerja atau membuka lapangan kerja. Kalo sudah bisa berpenghasilan dan sudah punya pemahaman, tidak ada halangan untuk menikah.

  6. iman tr mengatakan:

    bagus artikelnya….

  7. Kharisma Tioning mengatakan:

    Q menikah d usia 21th, n skrg anakq sdh hampir 3bln usiany. Ketika ank dah pda gede, ortuny msh muda, n mampu membiayai dia. So, g usah tkt nikah muda asalkan dah siap lahir n batin….

  8. Imron Rosyadi mengatakan:

    Pak, aku masih mahasiswa 23 thun dan sdg mnjalin hubungan dgn mhsiswi 20th jga. batin saya sdh sanagat pngen mnikah tpi saya ragu dalam segi nafkah, palagi kami kuliah di kota yg berbeda. apakah saya harus berani mnikah atw gmna pa? mohon pencerahannya…

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Kewajiban laki2 itu memberi nafkah, jadi kamu hrs sdh bekerja atau berwira usaha sebelum menikah. Nikah masih kuliah tdk masalah. Mungkin beda kota itu yg hrs dicari solusinya.

      • Imron Rosyadi mengatakan:

        Tp klo seandainya antara kedua kluarga kami sepakat menikah utk skedar mnjauhkan diri dari fitnah dan zina dan utk mslah nafakah kta serahkn msing2 kpd kluarga kita dan akan hidup berumah tangga setelah selesai kuliah kita apa tidak dosa pak??

      • akhmadfarhan mengatakan:

        menikah terkait erat dengan kemandirian, untuk awal2 boleh saja kita masih dibantu sama orangtua masing2 tapi jangan terlalu lama dan jangan mengandalkan bantuan itu. jadi sebelum menikah, bersiaplah dengan mancari nafkah meskipun masih kuliah. ada pekerjaan yang bisa dilakukan sambil kuliah. berapapun penghasilannya itulah hasil usaha kita, sisanya bisa dibantu sama orangtua. ketergantungan itu hanya sementara, setelah bisa mandiri kita tidak perlu lagi dibantu. memberi nafkah adalah kewajiban seorang suami kepada istrinya.

  9. ijul mengatakan:

    semoga q cepat nyusul

  10. dionka mengatakan:

    semoga aku bisa cepet nyusul menikah…
    Amiin,.

  11. [...] Coba untuk belajar mandiri sejak dini. Mencoba bisnis saat kuliah sambil menabung untuk menikah. Asyik kan? Untuk lebih memotivasi silakan baca tulisan ini http://akhmadfarhan.wordpress.com/2011/12/04/menikah-muda-kenapa-tidak/ [...]

  12. irmagus mengatakan:

    aq pgen bgt mnikah, tp usia q msh 18thn.
    smntara pcar q it beda agama dgn q.,
    ap pndapat bpak??
    apkh it krna em0si blka

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Usia 18 kalo sdh siap bisa aja tp jgn dipaksakan. Apalagi kalo beda keyakinan. Lebih baik lakukan saja persiapan2 utk menikah. Cari ilmu, matangkan emosi, siapkan finansial. Kalo sdh siap baru cari pasangan yg tepat.

  13. Udin mengatakan:

    jadi pengen buru2 nih..

  14. riak ombak mengatakan:

    g mana sih meyakinkan orang tua kita…kalau kita sudah siap untuk menikah muda.
    kasih pengalamannya donk

    • akhmadfarhan mengatakan:

      dulu saya baca2 buku pernikahan di dpn ortu. saya juga sering ngobrol tentang pernikahan dengan mereka. dengan begitu mereka tahu kita sdh belajar, ingin tahu dan yang pasti pengen nikah. coba yakinkan mereka kalo kita sdh siap ilmu, mental serta sudah bekerja dan bisa menafkahi keluarga, tidak ada alasan untuk menunda. selamat mencoba, semoga berhasil…

  15. Karlina Fitriana mengatakan:

    Karlina

    pak saya ingin sekali menikah d umur 21 tahun nanti,,tetapi umur saya skrng 19 tahun,, terus keluarga saya sampai sekarang belum merestui hubungan kami karena ada sedikit konflik yang melanda hubungan kami,,bangaimana cara kita meyakinkan orang tua bahwa kita benar-benar serius menjalani hubungan itu ?

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Berarti masih ada waktu 2 tahun untuk meyakinkan orangtua. Pelan tapi pasti aja. Selesaikan konfliknya dulu satu demi satu. Seiring dengan waktu, tunjukkan kepada ortu kalau kita sudah bisa bersikap dewasa dan siap mengambil tanggung jawab untuk berumah tangga. Mungkin tidak perlu banyak ucapan apalagi perdebatan. Tunjukkan saja dengan perbuatan. Kalo konfliknya berkaitan dengan beda agama itu memang sulit dan lebih baik jangan dipaksakan. Tapi kalo konfliknya selain itu, masih bisa dikompromikan. Satu hal terpenting adalah jangan emosional dalam mengambil keputusan agar tidak menyesal. Perbanyak dialog dari hati ke hati dengan ortu. Dengarkan apa maunya mereka karena mereka pasti hanya menginginkan yg terbaik untuk anaknya. Keinginan kita dan mereka bisa disatukan dengan cara dialog ini. semoga berhasil…

  16. Fifi mengatakan:

    Hamdalah saat ini saya telah ditemukan dg pria yg insyAllah tepat. Kalau tidak ada halangan, bulan Februari ini kami akan melaksanakan khitbah, lebih baik lg jika keluarga merestui kami berdua untuk segera menikah. Saya 20 tahun, sementara tunangan saya 22 tahun. Cukup kalau dirasa, karena tujuan kami menikah semata-mata ingin menghalalkan hubungan dan menenangkan hati.
    Mohon doanya, semoga terlaksana sesuai rencana. :-)

  17. Iir LismaHari mengatakan:

    klo udah ada calon,,lalu siap secara emosi dan finansial,, knp ngga???
    buruan ajah^^

  18. renny mengatakan:

    sudah lebih dari 1thn saya menjalin hubungan. tanggal 1 januari lalu, dia datang untuk meminta saya kepada ortu, tapi ditolak dengan alasan saya belum lulus kuliah, padahal saya dan dia sudah sangat ingin menikah. sudah beberapa kali saya coba membahas itu dengan ortu, tapi msh jg blm dpt ijin.apa yang harus saya lakukan?

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Sebenarnya alasan ortu itu wajar saja. Tiap ortu pasti pengen anaknya lulus kuliah. Mungkin bisa dikompromikan, tetap nikah tapi kuliah jalan terus sampai lulus. Kalo kuliahnya sudah hampir selesai, kuliah aja dulu sambil mempersiapkan pernikahan. Seorang anak sebisa mungkin harus membahagiakan ortunya. Lulus kuliah dan jadi sarjana adalah kebanggaan semua ortu. So, kalo bisa sabar menunggu selesai kuliah kenapa tidak? atau bisa gak tetap kuliah walaupun sudah menikah? Semua tergantung kita sendiri. Silakan dipilih…

  19. semoga Allah mudahkan aamiin :)

  20. bintimm mengatakan:

    insyaAllah. kak bagaimana cara meyakinkan orgtua? mengingat tahun ini baru mau masuk kuliah sambil mempersiapkan. makasih :)

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Tunjukkan ke ortu kalo kita itu anak yang baik dan bisa bersikap dewasa. Jadilah anak yang bisa dipercaya. Jangan sia-siakan kepercayaan ortu. Belajar bertanggung jawab dan raihlah prestasi. Ortu akan yakin dengan melihat apa yang kita lakukan. :D

      • kak, ibunya beliau (calon suami) awalnya merestui malah kami sprti dijodohkan. terus tiba2 dipertengahan juli mendadak memutuskan agar kami tdk saling dekat lagi. kami mmg punya hubungan saudara. dari pihak calon suami, ibu saya anak dari saudara laki2 ayahnya/sepupu calon suami. lalu saya anak dr ibu dan kalo dilihat sprti silsilahnya sayyidina Ali & Fatimah ra. kata ibunya, dalam adat jawa kami tdk boleh menikah nanti kena karma & umurnya ga panjang. namun kami ttp melanjutkan krn tdk mempercayai adanya hukum adat, kami masih berpegang sama hukum islam. bagaimana cara kami meyakinkan ibunya kak? maaf kalo kepanjangan

      • akhmadfarhan mengatakan:

        Karena menikahnya masih lama, santai saja dulu. Jangan terburu-buru dan grusa-grusu. Saya coba kasih pandangan yg berbeda. Hubungan keluarga yang terlalu dekat memang kurang bagus dalam pernikahan. Secara biologis, gen anda dan calon suami akan memiliki banyak kesamaan karena ada hubungan sedarah. Dampaknya bisa menimbulkan penyakit buat calon anaknya nanti. Ini perlu dipertimbangkan. Selain itu, jalinan silaturahimnya kurang karena keluarga anda dan calon suami itu-itu juga. Sering terjadi ketika ada konflik di rumah tangga, hubungan antar keluarga ikut terganggu. Jadi musuhan dan tidak bertegur sapa.

        Saran saya, jalani aja hidup dengan penuh semangat. Kejarlah cita-cita, kuliah yang bener. Jodoh tidak akan tertukar, semua sudah diatur sama Allah SWT. Kalo dia memang jodoh kamu, dia akan jadi suami kamu nanti.

  21. chiinataregawa mengatakan:

    bnr,mmg jngn d tunda2,tp sayang’y org tua sya blm mengijinkan sya untk menikah,harus menunggu smpe saya lulus kuliah 2 thn lg :’(

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Sabar aja, 2 tahun bisa dipake untuk persiapan menikah. Memenuhi harapan dan keinginan ortu itu salah satu kewajiban anak. Be patient, be success…

  22. Evi Wulandari mengatakan:

    usia ku sangat” masih muda..
    tahun ini aku ingin merencanakan pernikahan ku..
    tetapi orang tua ku tidak menyetujuinya ..karna masih ada 1 kaka ku yg masih belum menikah..
    umur kka ku memang sudah cukup/mapan utk menikah .. tetapi sampai sekarang pun kka ku ..belum mendapatkan pasangan hidup.nya.
    karna itu aku harus menunggu sampai kka ku menikah ..
    yg aku pikirkan saat ini ..
    aku sudah berhubungan dengan kekasih ku selama 4tahun ..
    dan klo kka ku tahun ini belum mendapatkan pasangan hidup nya ..
    klo baru tahun depan baru menemui pasangan hidup nya ,,
    bukan kah di agama islam itu ,,tidak boleh dalam 1 tahun itu hanya 1 kepala keluarga yg boleh menikah .. :(( help me plise
    bagaimana dengan aku ..??

    Pertanyaan :
    - Apa harus menunggu 1,6tahun lagi ??
    - Apa dosa/salah adik tiri ( lain bpk ) melangkahi kka tiri nya ??
    - Apa menikah muda itu terlalu banyak resiko ??
    - Apa menikah muda itu bakal tidak takan bertahan lama ??
    - Apa menikah dengan orang sederhana itu,membuat hidup kita jd tidak menjadi bahagia ??

    Ditunggu sangat dengan jawabannya gan ,,!!
    Thanks & Regads
    Evi Wulandari
    Jakarta

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Tidak ada larangan dalam Islam untuk menikah lebih dari 1 orang dalam 1 keluarga pada tahun yang sama. Itu hanya pertimbangan keluarga yang biasanya berkaitan dengan masalah dana untuk pernikahan. Tidak ada dosa untuk melangkahi kakak dalam menikah, hanya perlu dikomunikasikan saja agar tidak tersinggung. Jika sudah siap secara fisik, mental, ilmu dan keuangan tidak mengapa menikah muda. Permasalahan yang sering terjadi pada pasangan muda adalah mentalnya yang belum siap untuk menjadi orang dewasa. Kalo anda merasa sudah dewasa dalam bersikap, menikah di usia muda tidak apa-apa. Bahagia atau tidak bukan dinilai dari banyaknya harta. Tapi rasa syukur atas apa yang kita miliki. Kalo anda biasa hidup mewah terus nikah dengan orang sederhana, mungkin bisa tdk bahagia karena berbeda gaya hidup. Tapi kalo sama2 biasa hidup sederhana, bisa jadi pasangan yang cocok dan bahagia. :D

  23. sektim mengatakan:

    Pengen cpt” nikah gan =D

  24. sektim mengatakan:

    Jadi pengen cpt” nikah gan =D

  25. jasmine mengatakan:

    Alhamdulillah saya sudah menikah, di usia muda juga tetapi bukan karena mba atau dijodohkan :) semoga hubungan saya dan suami selalu baik2 saja. Saya dan suami berbeda terpaut 8 tahun tetapi alhamdulillah sampai saat ini tidak ada perbedaan yang berarti.

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Alhamdulillah. Semoga jadi keluarga yg sakinah mawaddah warohmah. Langgeng abadi hingga akhir hayat nanti. Aamiin :D

  26. Imah mengatakan:

    Pak, aku msh umur 17thn, smk kls 3,
    tp pcr aku niat , 1thn kedepan, pas aku lulus dia mw nikahi aku..
    Org tua stju, tp jgn trlalu cpt, tp pcr aku udh ckp umur untk mnikah 24thn umurnya dan udh mmprsiapkan semuanya.. Aku harus gmn pak,
    aku udah pikirkan matang”, dan aku yakin aku bsa dan mampu..
    Tp org tua aku pgen aju ga terburu”.

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Kalo lulus sma langsung nikah resikonya kesempatan kuliah berkurang bahkan bisa hilang. Mungkin itu yg ada dipikiran ortu kamu. Coba yakinkan diri apa sdh siap dg segala resikonya.

      • Lia mengatakan:

        tapi bgmana.. Dari pada pcaran lama” tapi ujung”nya terjadi hal” yg ga diinginkan..
        Mslh kuliah, sudh aku pikirkan, slpas nikah aku dibolehin kuliah sma dia..
        Tolong deh pak baiknya gimana.. Aku mungkin masih blm dwasa jd sulit untk ambil kputusan.. Tolong yah pak ksh aku saran yg baik.

  27. Lia mengatakan:

    Bagaimana jika saya dan pasangan saya ingin menikah muda umur 18 th, tapi ortu kami ingin kami kuliah or kerja dlu , , , kami ing!n nikah muda coz hubungan kami jarak jauh , jd utk mghndari kurangya kesetiaan d antra qt , bgaimana cra myakinkan n ngmg ke ortu ?
    Mkch, , ,

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Omongan ortu kamu itu wajar bgt. Kalo sdh menikah harus mandiri membiayai hidup. Tanpa bekerja darimana bisa punya uang? ini yg hrs dipikirkan

  28. Imah mengatakan:

    tapi bgmana.. Dari pada pcaran lama” tapi ujung”nya terjadi hal” yg ga diinginkan..
    Mslh kuliah, sudh aku pikirkan, slpas nikah aku dibolehin kuliah sma dia..
    Tolong deh pak baiknya gimana.. Aku mungkin masih blm dwasa jd sulit untk ambil kputusan.. Tolong yah pak ksh aku saran yg baik.

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Hidup stlh menikah itu beda bgt dg masih gadis. Kamu jd istri & mungkin ibu di usia yg sgt muda. Siap gak? Sdh gak bisa maen2 & kumpul brg temen2 lg spt dulu. Kalo sdh siap, silakan lanjutkan.

  29. junior mengatakan:

    keren om. bisa nambah referensi lagi. kebetulan saya berencana untuk menikah muda. saya juga punya tulisan mengenai nikah muda. :D salam kenal. http://juniorhave.blogspot.com/2012/08/10-alasan-nikah-muda.html

  30. via mengatakan:

    umur q 23 tahun dan belum menikah,.. menikah muda menurut q harus kudu wajib banget persiapan mental, cz kebanyakan mereka yang masih muda masih berfikir untuk kesenangan pribadi yang di takutkan menikah cuma buat nyalurin hasrat nafsu sex aja yang terpendam selama pacaran. Aq ga melarang untuk menikah muda, tapi buat yang mau menikah muda berfikir berulang ulang ulang ulang kali terhadap kesiapan mental setelah menikah,.. banyak hal yang di lalui setelah menikah.. terbukti dari banyak temen2 q yang nikah muda pada awalnya terlihat sangat asyik, tapi lama kelamaan jadi agak hambar,, entah kenapa… mungkin karena masa mereka yang masih remaja belum puas. Nikah bukan cuma fisik aja yang dibutuhkan, tapi juga kebutuhan finansial untuk menghidupi keluarga nanti.. Cinta akan berjalan seimbang bila kebutuhan finansial juga mencukupi.
    Ingat kedua orang tua sajalah, bagaimana beliau menghidupi kita sehingga pada umur kita yang sekian masih dapat menikmati enaknya makan dan minum melalui materi yang di dapat oleh kerja keras beliau, ga mau juga kan menambah beban beliau karena kita menikah karena finansial yang ga cukup buat pasangan kita, sehingga harus ‘nebeng’ di tempat ortu…. kasian ortu..
    kalo saya lebih memilih menikah di usia matang, karena pada usia matang kesiapan mental untuk menikah pun lebih matang, dan pada waktu usia muda sebelumnya digunakan untuk bekerja dan menabung agar sewaktu menjalankan pernikahan nanti tidak membebankan ortu..

    yang penting di waktu usia muda pinter2 jaga diri biar ortu juga ngga kecewa

    segitu aja,.. ^_^

    • akhmadfarhan mengatakan:

      setuju. menikah itu haru pakai persiapan, kalo sudah siap segeralah menikah. Kalo belum siap, persiapkan diri anda dari sekarang…:D

  31. sekretarisword mengatakan:

    saya sudah berecncana untuk menikah. tapi masih takut dgn ini-itu dll. ilmu saya , saya rasa belum cukup untuk membangun sebuah keluarga. belum bisa masak, emosi masih labil, masih suka seenaknya sendiri, dan masih egois. bagaimana?mohon sarannya. thanks

    • akhmadfarhan mengatakan:

      ketakutan itu akan semakin berkurang seiring dengan semakin banyak persiapan yang dilakukan. Tambah terus ilmunya, belajar dari orang yg sudah menikah. Belajar masak itu asyik dan menyenangkan lho…:D Sikap dewasa itu bisa dilatih asalkan kita mau. Cobalah untuk lebih banyak menggunakan pikiran daripada perasaan, tetap tenang ketika menghadapi situasi apapun. Selamat mencoba

  32. christian sumardi mengatakan:

    saya umur 23 belum punya pasangan juga tapi saya punya planning saya akan nyusul di umur 25 doakan ya :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 38 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: