Akhmadfarhan's Blog

Berbagi Tips Manajemen, Kepemimpinan, Motivasi

REFORMASI BIROKRASI MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI

pada 15 Februari 2009

Salah satu sasaran gerakan reformasi adalah reformasi birokrasi. Kinerja pemerintah sangat tergantung kepada aparat birokrasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Selama ini pelayanan birokrasi di negeri ini terkesan lambat, rumit dan mahal. Belum lagi korupsi sepertinya sudah membudaya di semua level lembaga pemerintah. Dimulai dari mengurus KTP di kelurahan sampai memproses perizinan di kementrian.
Oleh karena itu, reformasi birokrasi sudah menjadi tuntutan sejarah. Jika negara kita ingin bersaing dengan negara lain maka kita harus terus membenahi diri. Penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate governance) mutlak dilakukan. Dengan penerapan GCG korupsi sulit dilakukan sehingga kesejahteraan rakyat lebih mudah diwujudkan. Unsur-unsur yang harus ada dalam tata kelola pemerintahan yang baik adalah transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kejujuran (transparency, accountability, responsibility, independency, fairness).
Selain pembenahan secara sistematis yang harus dilakukan misalnya dengan menerapkan standard operation procedure (SOP) dalam setiap bentuk pelayanan yang diberikan. SOP perlu disertai dengan pengawasan yang ketat dan tentu saja ada imbal jasa (remuneration) bagi pegawai negeri sipil yang sepadan. Untuk meningkatkan kinerja pelayanan birokrasi dibutuhkan penggunaan teknologi informasi. Penerapan teknologi informasi dalam pemerintahan bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk. Bisa secara internal untuk kebutuhan aparat pemerintah itu sendiri maupun ditujukan bagi pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Surabaya
Kota terbesar kedua setelah Jakarta, itulah Surabaya ibukota provinsi Jawa Timur. Tidak hanya ingin dikenal karena besar atau luasnya saja, kota ini terus membenahi dirinya. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencanangkan diri sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan timur Indonesia.
Salah satu wujud usahanya adalah dengan membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan publik. Untuk meningkatkan citra pemerintahan yang bersih dan transparan di mata masyarakat, dibuatlah beberapa program terobosan yang menarik. Misalnya, unit pelayanan terpadu satu pintu di setiap kecamatan, pelayanan publik sampai malam hari, pelayanan KTP dan IMB on line, dan lelang elektronik (e-procurement).
Pelayanan terpadu satu pintu di setiap kecamatan mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan tanpa perlu harus pergi jauh ke pusat kota. Tentu saja hal ini akan menghemat waktu dan biaya. Selain itu pelayanan publik di tingkat kecamatan dibuka sampai pukul 20.00 malam sehingga warga yang sibuk bekerja di siang hari dapat datang ke kantor kecamatan di malam hari.
Penerapan teknologi dilakukan dalam pembuatan KTP dengan menggunakan finger print identification atau identifikasi sidik jari. Metode ini mencegah warga untuk membuat KTP ganda karena sidik jari mereka akan terekam dan tersimpan dalam database kependudukan. Pemakaian teknologi ini akan mengurangi penyalahgunaan kartu identitas terutama KTP untuk tujuan kejahatan.
Satu langkah berani yang dilakukan Pemkot Surabaya adalah melakukan lelang secara elektronik. Cara ini akan mencegah terjadinya mafia proyek dan proses lelang yang tidak fair. E-procurement ini akan menciptakan iklim usaha yang sehat dan persaingan yang wajar. Bahkan terjadi efisiensi yang diklaim Pemkot Surabaya sebanyak 20% setiap tahun setelah penerapan model lelang tersebut.
Tak hanya itu, Kota Surabaya juga mencanangkan diri sebagai smart city. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan fasilitas akses internet tanpa kabel (wireless). Walau masih terbatas di beberapa lokasi, pengadaan fasilitas ini mendapat sambutan yang bagus dari warganya. Kemajuan suatu daerah memang tergantung dari sumber daya manusianya juga. Semakin cerdas warganya akan semakin maju juga daerahnya.
Warga Surabaya juga bisa dengan mudah menyampaikan keluh kesahnya berkaitan dengan masalah pembangunan atau yang berhubungan dengan Pemkot. Keluhan atau pengaduan masyarakat bisa dilakukan melalui saluran telpon bebas pulsa atau melalui e-mail. Selain dengan cara konvensional yaitu datang langsung ke kantor dinas atau instansi yang berwenang.
Bukan hal yang aneh jika Pemerintah Kota Surabaya mendapatkan banyak penghargaan atas inovasi dan usahanya ini. Mereka mendapatkan juara II Kabupaten/Kota terbaik dalam e-government award 2007 pada tanggal 14 November lalu. Hebatnya lagi mereka mendapatkan tiga penghargaan khusus sekaligus yaitu, special achievement untuk IT Leadership, E-Procurement dan Public Service.
Penerapan teknologi informasi bisa dimulai dari hal yang kecil terlebih dahulu. Misalnya Pemerintah Kota Bekasi yang menggunakan jaringan komunikasi yang efisien melalui IP Phone (Internet Protocol Phone). Penggunaan IP Phone menggantikan telepon konvensional dengan fasilitas yang lebih seperti percakapan biasa, pesan suara (voice mail), pesan teks (instant messaging) seperti SMS, teleconference dan videoconference. Teknologi ini mampu menghemat dana sebesar Rp 300 juta per tahun.
Reformasi birokrasi sudah menjadi sebuah keharusan. Masyarakat saat ini sudah mengerti akan hak dan kewajibannya. Mereka menuntut aparat pemerintah yang digaji dengan uang rakyat untuk bekerja dengan lebih cepat dan lebih baik lagi. Osborne dan Gaeblerr dalam bukunya Reinventing Goverment mengatakan bahwa peningkatan pelayanan kepada masyarakat adalah dengan pengembangan organisasi yang bermuara pada terwujudnya a smaller, better, faster and cheaper goverment. Kalau yang lain bisa, mengapa kita tidak?

About these ads

2 responses to “REFORMASI BIROKRASI MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI

  1. Singal mengatakan:

    Semoga layanan publik makin baik, sehingga semua urusan tidak memakan waktu yang lama.

    • akhmadfarhan mengatakan:

      Itulah harapan kita semua, semoga pemilu 2009 bisa menghasilkan pemimpin yang lebih baik. Bisa membawa perbaikan untuk bangsa kita.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: