Akhmadfarhan's Blog

sharing knowledge, skill and experience

Komunikasi nonverbal

Cara untuk berkomunikasi tidak harus berupa kata yang terucap atau aksara yang tertulis. Ada bentuk komunikasi lain yang seringkali tidak kita sadari. Padahal bentuk komunikasi ini paling sering digunakan. Komunikasi ini disebut komunikasi nonverbal. 

Komunikasi non-verbal merupakan bentuk komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, baik lisan maupun tulisan. Komunikasi non-verbal menggunakan tanda-tanda melalui tubuh meliputi gerak tubuh, ekspresi muka dan nada suara.      

            Bentuk komunikasi ini sama pentingnya dengan komunikasi verbal yang umum dipakai. Fungsi komunikasi nonverbal diantaranya yaitu:

  1. Complementing
  2. Accenting
  3. Contradicting
  4. Repeating
  5. Regulating
  6. Substituting

Tujuan komunikasi nonverbal terdiri dari:

1. Menyediakan/memberikan informasi.

2. Mengatur alur suara percakapan.

3. Mengekspresikan emosi.

4. Memberikan sifat, melengkapi, menentang, atau mengembangkan  pesan-pesan verbal.

5. Mengendalikan atau mempengaruhi orang lain

6. Mempermudah tugas-tugas khusus misalnya mengajari suatu permainan olah raga tertentu.

 

Jenis-jenis komunikasi non-verbal yang bisa menunjukkan bagaimana seseorang mengekspresikan emosinya dalam berhubungan dengan orang lain, diantaranya yaitu:

1. Ekspresi muka

Wajah bisa mengkomunikasi apa yang sebenarnya dirasakan atau dibutuhkan. Kita bisa mengkomunikasikan rasa cinta, ketakutan, kegembiraan, kesedihan, apakah itu melalui mata, bibir, atau jidat. Muka merupakan tempat utama dalam mengekspresikan emosi seseorang. Ini dapat terlihat dari jenis dan intensitas perubahan muka seseorang. Mata seseorang terutama sangat efektif untuk mengindikasikan perhatian dan minat, mempengaruhi orang lain, mengatur interaksi dan membuat dominasi.

2. Badan

Posisi badan dapat menunjukkan bagaimana keadaan seseorang. Apakah dia sedang percaya diri, riang, kelihatan bingung, suasana hati yang kurang baik, atau putus asa. Dalam suatu proses wawancara posisi badan biasanya dapat menunjukkan situasi yang dihadapi oleh pelamar kerja, apakah percaya diri atau kurang percaya diri.

3. Gerak tubuh

Gerak tubuh bisa menunjukkan komunikasi seseorang. Seseorang yang mengatakan “tidak tahu”, mungkin akan menggelengkan kepalanya, atau jika seseorang menunjukkan rasa tidak peduli terhadap pertanyaan kita, bisa saja dia mengangkat bahunya.

4. Intonasi suara

Intonasi suara dapat menunjukkan komunikasi. Apakah seseorang berbicara dengan tekanan tertentu, berbicara keras, marah atau sinis dan meremehkan dapat diketahui dari intonasi bicaranya.

5. Kontak mata

Komunikasi seseorang dapat menggunakan tatapan matanya. Apakah ia marah, cinta, atau sedih dapat diketahui dari tatapan matanya. Seringkali tatapan mata tidak dapat membohongi. Orang dengan dapat mudah menangkap suasana hati lawan bicaranya dengan melihat tatapan matanya.

6. Diam

Diam bisa berarti juga sedang melakukan komunikasi. Seseorang dengan diam bisa saja ia mengkomunikasikan tidak ingin diganggu, atau sedang marah, sebel, benci, dan sebagainya. Dalam komunikasi di budaya Timur, diam bisa diartikan dengan beragam arti. Tanda-tanda nonverbal lainnya dapat memperkuat atau menjelaskan arti kondisi diam seseorang yang sebenarnya.

7. Perilaku sentuhan

Sentuhan merupakan saran penting dalam mengkomunikasikan kehangatan dan kenyamanan seseorang.

 

Isyarat Gerakan

 

Anggota Tubuh

Gerakan

Interpretasi

Kepala

Menatap lama

Penuh perhatian: jujur

Mata yang bergerak cepat

Tidak pasti: bohong

Alis yang naik

Menantang: terbuka

Senyum

Menikmati: senang

Mengangguk

Mendengarkan: setuju

Kepala miring

Menarik

Kepala tertunduk

Bertahan, membela diri

Badan dan bahu

Leaning toward

Menarik: Hubungan

Leaning away

Tidak ada ketertarikan: skeptis

Postur membungkuk

Harga diri yang rendah

Mengembangkan dada

Percaya diri

Mengerutkan dada

Terancam

Mengancingkan jaket

Formal: meninggalkan tempat

Tangan dan lengan

Menyentuh orang lain

Memiliki kekuatan

Menyentuh diri sendiri

Gugup: khawatir

Gerakan yang berulang

Bohong: Tidak yakin dengan diri sendiri

Tangan di mulut ketika berbicara

Ingin melarikan diri

Tangan menyilang

Bosan: Kehabisan ide

Fingers steepled

Percaya diri

Tangan di paha

Menantang: Arogan

Tangan di saku

Menyimpan rahasia

Menunjukkan telapak tangan

Mempercayai

Menunjuk

Otoriter: Agresif

Kepalan tangan

Membutuhkan ketenangan hati

4 Desember 2008 Ditulis oleh akhmadfarhan | komunikasi | , | 6 Tanggapan

Listening Skill

Banyak orang beranggapan bahwa kemampuan berkomunikasi paling penting adalah berbicara atau orasi, pidato dan segala macam. Intinya kita sering melihat kemampuan komunikasi hanya dari sudut pandang sempit sebatas lisan saja. Padahal kemempuan komunikasi yang terpenting adalah mendengarkan. Itulah rahasianya kenapa Allah SWT memberikan kepada kita dua telinga dan satu mulut. Manusia dituntut untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara.

 

Pelatihan berbicara di depan umum atau public speaking sudah sering kali diadakan. Namun, pelatihan mendengarkan sangat jarang dilakukan. Semoga tulisan ini bisa menjadi awal untuk kita lebih memahami bagaimana cara mendengarkan yang baik.

 

“Know how to listen and you will profit even from those who talk badly” Plutarch

 

Profil keterampilan dasar komunikasi

 

Keterampilan komunikasi

Urutan dipelajari

Tingkat penggunaan

Tingkat pengajaran

Listening

Satu

Satu

Empat

Speaking

Dua

Dua

Tiga

Reading

Tiga

Tiga

Dua

Writing

Empat

Empat

Satu

 

 

Bahasa Inggris memiliki dua kata yang berarti mendengar yaitu ”listening” dan “hearing”. Terkadang kita sulit membedakan penggunaan dua kata tersebut. “hearing” adalah mendengar yang bersifat fisik, artinya ada suara yang terdengar oleh telinga, namun tidak dicerna oleh pikiran, jadi apa-apa yang terdengar bersifat angin lalu, tidak berkesan. “Listening” dilain pihak lebih dari sekedar “hearing”. “Listening” melibatkan usaha-usaha aktif dari pikiran dan perhatian penuh atas apa yang kita dengar melalui telinga.

Tingkatan proses mendengarkan/stages of the listening process

  1. Mendengarkan/hearing
  2. Fokus kepada pesan
  3. Memahami dan menginterpretasikan
  4. Menganalisa dan mengevaluasi
  5. Merespon
  6. Mengingat

 

Sumber umpan balik/feedback terdiri dari:

  1. Kontak mata
  2. Ekspresi wajah
  3. Gerakan kepala
  4. Sentuhan
  5. Respon verbal

 

            Kemampuan mendengarkan dengan efektif adalah salah satu keahlian penting dalam komunikasi. Namun untuk mendengarkan dengan baik tidaklah mudah karena ada beberapa hambatan diantaranya yaitu:

1.       Perbedaan mendengarkan-berbicara; kecepatan seseorang berbicara hanya 25% dibandingkan kecepatan berfikirnya sehingga ketika mendengarkan orang lain berbicara mereka sudah memikirkan hal yang lain.

2.       Motivasi

3.       Keinginan

4.       Gangguan internal dan eksternal

5.       Pemutaran makna

6.       Debat

7.       Waktu

 

Ada lima kendala dalam proses mendengar. Lima kendala tersebut adalah:

1. Preoccupation; Situasi dimana seseorang sedang “sibuk” dengan sebuah urusan lain yang tidak secara langsung berhubungan dengan topik pembicaraan.

2. Preconceived ideas; Merupakan berbagai ide dan gagasan atau pemahaman yang sudah terlanjur mendominasi pikiran seseorang.

3. Talking too much; Seseorang yang terlalu banyak bicara cenderung dilatarbelakangi oleh rasa bersalah, takut, khawatir, tidak nyaman atau bersifat egois.

4. Thinking of responses; Kendala ini sering disebut dengan “bigger fish syndrome” yaitu kesulitan untuk menjaga kesinambungan pernyataan.

5. A lack of interest; Kendala ini adalah kendala yang paling susah dijinakkan. Manusia cenderung mengaitkan sesuatu hanya dengan hal-hal yang dimengerti, dengan orang atau dengan sesuatu yang bisa memberi manfaat secara pribadi. Jika sesuatu tidak menarik, kita akan cenderung mengabaikannya.

 

 

            Hambatan untuk mendengarkan dengan aktif ada 3 jenis:

  1. Hambatan lingkungan; gangguan suara dari luar, suhu udara yang ekstrim terlalu panas/dingin, lelah, lapar, kursi/pakaian/sepatu yang tidak nyaman dipakai, dan sebagainya.
  2. Hambatan fisiologis; perbedaan kecepatan antara kemampuan berfikir dan berbicara. Seorang manusia bisa berfikir lima kali lebih cepat daripada berbicara. Rata-rata kecepatan berbicara 125-150 kata/menit sedangkan otak dapat berfikir dengan kecepatan 500-1000 kata/menit.
  3. Hambatan psikologis terdiri dari;
    1. Selective listening: hanya ingin mendengarkan informasi tertentu yang dianggap penting saja dan mengacuhkan yang lain.
    2. Negative listening attitude: sikap mendengarkan yang negatif.
    3. Personal reactions to words: merespon kata secara denotatif dan konotatif.
    4. Poor motivation: Kita tidak akan termotivasi untuk mendengarkan jika tidak tahu tujuan untuk apa mendengarkan.

 

Jenjang tujuan mendengarkan:

  1. Response/action
  2. Analysis
  3. Retention/ingatan
  4. Understanding
  5. Enjoyment 

 

Panduan untuk mendengarkan dengan baik:

1.      Berhenti bicara. Dengarkan dengan baik sampai pembicara selesai menyampaikan pesan.

2.      Hindari, kurangi atau hilangkan gangguan yang menyebabkan teralihnya perhatian.

3.      Mencurahkan energi yang dibutuhkan untuk kepentingan pembicara dengan perhatian kita.

4.      Gunakan sela waktu untuk memikirkan apa yang pembicara katakan.

5.      Identifikasi ide utama dan pokok bahasan pembicara.

6.      Nilai isi pesannya bukan cara pembicara menyampaikan pesan.

7.      Gunakan kata-kata sendiri, mencatat isi pesan dan ajukan pertanyaan pada waktu yang sesuai untuk memastikan pemahaman.

8.      Interpretasikan kata-kata yang mengandung unsur emosional seperlunya. Jangan berlebihan.

9.      Berikan umpan balik yang berguna.

10.  Dengarkan perasaan pembicara bukan hanya fakta dari isi kata-katanya.

Tehnik untuk mendengarkan menjadi penting untuk diketahui bukan hanya      oleh manajer saja. Semua manusia pada dasarnya harus memiliki kemampuan mendengarkan ini. Beberapa tehnik mendengarkan dalam situasi aktif maupun interaktif seperti terlihat dalam tabel berikut ini:

Situasi Aktif

Situasi Interaktif

Identifikasi tema utama dan pendukung

Tanya pertanyaan terbuka dan tertutup

Pengaturan pesan

Tanya pertanyaan utama dan pendukung

Ringkas pesan

Tanya pertanyaan netral dan pertanyaan yang diarahkan

Visualisasikan pesan

 

Personalisasikan pesan

 

Ambil catatan

 

4 Desember 2008 Ditulis oleh akhmadfarhan | komunikasi | , | 7 Tanggapan

Cara Menghilangkan Stress

Pernah merasa stress?

Stress bisa disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya ada keinginan yang tidak tercapai, masalah besar datang menghadang atau berita buruk yang tak diharapkan. Semua manusia tak peduli siapa dan dimana pasti pernah mengalaminya.

Stress memiliki tingkatan dari yang ringan sampai berat. Dampak yang ditimbulkannya pun beragam sesuai dengan tingkatannya. DImulai dari hal yang ringan seperti banyak melamun, keluar keringat dingin, resah, tidak nafsu makan walaupun ada juga yang malah tidak bisa mengontrol apa yang dimakannya ketika stress.

Emosi tak terkendali dan mudah marah adalah cirri stress tingkat menengah. Bahkan jika sudah sampai kondisi stress berat bisa mengakibatkan seseorang berbuat nekat. Salah satunya adalah bunuh diri karena tak mampu menanggung beban. Hati-hati jangan biarkan stress menguasai diri.

Satu hal penting yang harus kita pahami adalah stress bersifat akumulatif. Artinya jika stress ringan tidak bisa dihilangkan maka akan terus menumpuk hingga terakumulasi. Akhirnya stress itu menjadi beban berat yang tentu jauh lebih sulit untuk ditanggulangi. Oleh karena itu, jika stress datang menyerang segera hilangkan dengan cara-cara di bawah ini:

1. Aktif. Jangan mengurung diri dalam kamar, duduk melamun atau tidur-tiduran apalagi tidur beneran ketika sedang stress. Berdiam diri tidak akan menghilangkan stress. Justru anda harus banyak bergerak. Bisa dengan berjalan kaki, lari atau olahraga lainnya. Gerakan badan akan membuat tubuh anda menjadi lebih segar. Olahraga yang bersifat permainan seperti sepak bola akan membantu menghilangkan stress karena bersifat menyenangkan. Jalan kaki ke taman akan membuat anda rileks karena menghirup udara segar dan melihat pemandangan indah.

2. Makan yang benar. Berikan makanan yang segar dan bergizi untuk tubuh anda. Makanan ini akan meningkatkan metabolisme hingga tubuh menjadi lebih fit. Ada kecenderungan orang stress lebih memilih makanan yang asem, pedes, atau berlemak. Hati-hati jangan sampai stress anda tidak hilang tapi bertambah dengan gangguan pencernaan karena sembarangan makan.

3. Tidur yang cukup. Jika kita kurang tidur akan menyebabkan kurang konsentrasi dan badan kurang fit. Untuk itu, kalau stress jangan ditambah dengan begadang karena akan menambah masalah. Jauh lebih baik anda tidur yang cukup agar ketika bangun nanti badan akan lebih segar dan pikiran kembali jernih.

4. Ekspresikan perasaan anda. Keluarkan apa yang menjadi beban pikiran anda, apapun yang menyebabkan anda stress. Ekspresikan melalui media yang paling anda sukai. Jika lebih suka berbicara, carilah orang dekat yang akan mendengarkan curhat anda. Kalau mengungkapkan dengan tulisah jadi pilihan, buatlah puisi atau cerita. Bisa ditulis di buku harian atau blog kesayangan. Ekspresi perasaan juga bisa lewat gambar atau lukisan. Biarkan ekspresi perasaan mengalir seperti air, jangan ditahan atau didiamkan karena akan membobol benteng pertahanan anda.

5. Tertawalah. Apabila anda sudah bisa tertawa dengan bebas dan tak dibuat-buat, boleh jadi stress anda telah hilang. Tapi jangan tertawa sendiri tanpa sebab yang jelas, nanti dianggap gila. Untuk itu, anda bisa membaca buku atau majalah humor, menonton film komedi atau acara lawak. Tertawa itu membuat bahagia dan membebaskan diri dari beban pikiran.

6. Maafkan kesalahan anda. Lupakan apa yang telah membuat anda stress dan maafkan diri sendiri jika melakukan kesalahan. Berbuat salah itu tak apa-apa karena kita hanya manusia biasa. Manusia yang paling baik bukanlah manusia yang tidak berbuat salah tapi mereka yang belajar dari kesalahannya dan terus memperbaiki diri.

7. Perbarui sikap. Berfikir postif selalu ketika menghadapi masalah apapun. Pikiran postif akan menghasilkan perkataan dan perbuatan yang positif juga. Segala sesuatu itu tergantung dari sudut mana kita memandangnya. Semuanya pasti memiliki sisi positifnya. Yakinlah.

8. Bersyukurlah atas apa yang kita miliki. Terkadang stress datang karena kita mempermasalahkan apa yang tidak kita miliki. Padahal bisa jadi kita banyak memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Bisa jadi kita kurang bersyukur atas apa yang telah kita miliki. Kita lebih sering iri hati melihat apa yang dimiliki orang lain. Tanpa pernah menyadari masih banyak orang lain yang lebih kekurangan dari kita.

Jangan sampai stress membebani hidup kita. Segera lakukan cara-cara di atas jika dia datang menyapa. Dia tak bisa dihindari tapi bisa diobati. Tetaplah tersenyum, hidup ini terlalu indah untuk disia-siakan.

22 Juli 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | manajemen, renungan | | 1 Tanggapan

Kampanye Hitam

Kasihan banget jadi warna hitam, selalu diidentikkan sama hal yang negatif. Kalo ada masalah besar selalu dicari kambing hitam, orang yang “bisa” dijadikan pelaku alias trouble maker. Apalagi di dunia mistik sering ada istilah ilmu hitam yang biasanya dipake dukun, paranormal dan sebangsanya untuk beraksi.
Musim pemilu ini, istilah kampanye hitam jadi buah bibir. Katanya ada kandidat capres yang pake kampanye hitam buat menjatuhkan lawan politiknya. Kampanye hitam adalah istilah yang digunakan untuk segala bentuk kampanye yang bertujuan untuk menjatuhkan lawan dengan menyebarkan isu-isu negatif.
Siapa yang diuntungkan dengan adanya kampanye hitam?
Sekilas yang terlihat dimata publik pihak yang paling diuntungkan dengan adanya kampanye hitam adalah mereka yang dituduh sebagai pelakunya. Alasannya jelas karena kampanye hitam ini akan bisa menjatuhkan kredibilitas atau nama baik lawan politik mereka. Bentuk kampanye seperti ini memang biasanya dilakukan oleh pihak intelejen. Bentuk lain dari kampanye hitam ini sebenarnya juga biasa dilakukan di medan perang yang sesungguhnya. Nama lainnya adalah propaganda. Bisa dilakukan untuk menjatuhkan mental lawan dan atau membangkitkan semangat perjuangan para prajurit.
Namun yang perlu diwaspadai adalah adanya pihak lain yang sebenarnya diuntungkan dari kampanye hitam ini. Pihak lain itu adalah sang korban sendiri. Si korban akan terkesan dizhalimi dan diperlakukan tidak adil. Kesan ini bisa menimbulkan simpati publik jika dikemas dengan baik oleh tim suksesnya. Akhirnya publik akan lebih menyukai si korban dan memilih dia karena bersimpati atas “penderitaannya” akibat kampanye hitam yang dilakukan lawan-lawan politiknya. Bukan hal yang tidak mungkin jika kampanye hitam dilakukan sendiri oleh si korban atau tim suksesnya. Tujuannya adalah untuk menarik simpati publik dan juga menjatuhkan lawan politik yang akan menjadi tertuduh sebagai pelaku kampanye hitam ini. Dua tujuan bisa tercapai sekaligus. Menjatuhkan lawan dan menarik simpati. Inilah yang disebut dengan kontra intelejen. Melakukan sesuatu hal yang bisa dituduhkan kepada pihak lain untuk kepentingan dirinya sendiri.
Jadi hati-hatilah dengan kampanye hitam ini. Siapa yanng melakukannya harus diteliti lebih jauh. Terkadang tidak bisa langsung disimpulkan hanya berdasarkan apa yang terlihat di permukaan saja. Harus digali lebih jauh dan mendalam.
Apa yang terlihat oleh mata kita, tidak selalu sesuai dengan yang sebenarnya.

30 Juni 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | politik | , , | Belum Ada Tanggapan

Meraih Mimpi, Mengejar Cita, Menggapai Cinta

Mimpi berarti apa yang anda inginkan saat ini, besok, satu tahun lagi, lima tahun mendatang, dst. Mengapa kita harus punya mimpi? a. Sebagai arah dalam hidup b. Sebagai motivasi kemana akan melangkah c. Sebagai alasan kita di dunia d. Persembahan untuk orang-orang yang dicintai e. Menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

Dalil “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan” (QS Al-Hasyr : 18)

Kenyataan hari ini adalah, mimpi kita yang kemarin Kenyataan esok hari, adalah mimpi kita hari ini (Hasan Al Banna)

Bagaimana cara kerja mimpi? Mimpi akan mempengaruhi kekuatan pikiran bawah sadar yang dapat dibangkitkan melalui 2 cara, yaitu: autosuggestion dan visualization.

Autosuggestion; Mimpi/keinginan kita merupakan informasi penting untuk pikiran bawah sadar. Sebab keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar memiliki kekuatan sangat besar dapat menjadi daya dorong yang akan menggerakkan diri kita untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. 5 (P) dalam melakukan autosuggestion – Positive : pada saat melakukan autosuggestion, pikirkan hal-hal yang positif saja. – Powerful : lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan kekuatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. – Precise : keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat dideskripsikan, karena pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun berdasarkan kategori. – Present Tense: dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di masa lalu atau akan datang. – Personal : lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih dahulu.

Visualization; Bila kita menginginkan sesuatu maka pikiran bawah sadar akan menggambarkan apa yang didambakan itu. Sesuatu yang selalu divisualisasikan manusia akan mudah terekam dalam pikiran bawah sadar. Lalu muncul kekuatan pikiran tersebut, yang berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga tubuhpun bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh pikiran bawah sadar.

Cara melakukan visualisasi 1. Mendefinisikan impian Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau standar akan impian yang hendak dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian seolah-olah Anda sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah kita akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan akhirnya dapat meraih cita-cita. 2. Menentukan target waktu Dambakan impian itu terwujud sesuai target yang telah ditentukan, sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segan-segan melakukan perubahan. Maka mulailah dari sekarang. Do the best, be the best, and then let God take care the rest Jadilah yang terbaik, lakukan yang terbaik, biarlah Allah yang menentukan hasilnya. 3. Melakukan berulang-ulang Artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian itu akan tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah diterima oleh SCM (sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan diri kita untuk menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih kreatif. Jika impian lebih sering diimajinasikan dapat melipatgandakan kekuatan dari pikiran bawah sadar. Sehingga diri kita akan berusaha keras mencapai impian yang divisualisasikan. Begitulah seterusnya kekuatan pikiran bawah sadar bekerja dan dibangkitkan, hingga perubahan besar terjadi dalam diri kita.

Dengan imajinasi, kita bisa menjadi tuan atas takdir kita, I am the master of my fate. Stephen Covey dalam 7 Habits mengatakan kita membuat kreasi mental lebih dulu sebelum kreasi fisiknya. Pepatah Latin mengatakan, Fortis imaginatio generat casum, artinya imajinasi yang jelas menghasilkan kenyataan.

Buatlah Life Mapping • Mau kemana kita? Peta, peta, peta (Dora the explorer) • Life mapping adalah peta yang menggambarkan arah kehidupan kita. • Direncanakan, dibuat, dilaksanakan dan dinikmati hasilnya oleh kita sendiri. “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” Cara membuat life mapping Buatlah matrik yang berisi tahun atau umur dan mimpi/keinginan yang ingin anda capai pada tahun atau umur tersebut. Selain berbentuk tulisan akan lebih baik kalau diberi gambar/photo yang menggambarkan mimpi kita tersebut.

14 Maret 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | renungan | | 2 Tanggapan

Tips untuk presentasi

Presentasi sering menjadi momok yang menakutkan bagi mahasiswa, manajer, sales atau siapapun yang akan melakukannya. Padahal presentasi adalah sesuatu hal yang bisa kita pelajari. Bukan hal yang terlalu sulit tapi juga tidak bisa dibilang mudah. Ada beberapa panduan agar presentasi kita bisa memberikan dampak yang besar untuk audiens. Panduan itu adalah:

  • Plan
  • Prepare
  • Practice
  • Present.

 

PLAN

If you fail to plan, it means you plan to fail

  • Petakan Audien Anda
    •  Tingkat Pengetahuan (Knowledge)
    •  Pengalaman (Experience)
    •  Nilai-nilai (Values)
    •  Kebutuhan (Needs)
    •  Tujuan (Goals)
  • Temukan strategi agar Audien dapat menerima output yang akan dicapai
    • Memberikan Informasi
    • Meyakinkan
    • Motivasi untuk melakukan        
    • Melatih dan Mengajarkan
  • Kenalilah tempat dan training tools
    • Kapasitas ruangan/lokasi acara
    • Tingkat suhu ruangan harus sesuai
    • Penerangan/cahaya
    • Posisi duduk
    • Perlengkapan dan peralatan training yang dibutuhkan

 

PREPARE

  • Membuat mindset yang positif dalam pikiran
    • Nilai (value) yang disampaikan
    • Memvisualisasikan keberhasilan
    • Memvisualisasikan tanggapan audien
    • Bekali diri dengan kekuatan kata-kata
  • Persiapan permulaan yang berkesan (Begin with the boom)
    • Melalui pertanyaan yang terkait dengan kebutuhan audien
    • Cerita yang mengesankan dan terkait dengan materi
    • Ice breaking
    • Apresiasi secara tulus kepada audien
    • Hubungkan dengan kejadian yang relevan
  • Bahan Ilustrasi :
    •  Data statistik
    •  Gunakan analogi
    •  Demonstrasikan
    •  Pernyataan
    •  Kejadian
    •  Pertunjukan
  • Persiapan closing yang berkesan
    • Penekanan topik utama
    • Gunakan kata-kata yang memotivasi
    • Sampaikan keuntungan yang diperoleh
    • Buat kesimpulan yang mencakup keseluruhan

 

PRACTICE

  • Berlatih berulang-ulang membangun kebiasaan
  • Menemukan solusi hambatan dalam presentasi
  • Membangun kepercayaan diri
  • Minta masukan (feedback) dari rekan, pelatih yang berpengalaman
  • Rekam video bila perlu
  • Lakukan gladi resik dengan tujuan: mengevaluasi isi presentasi, mengevaluasi timing, membiasakan trainer akrab dengan materi dan mendapatkan kepercayaan diri.

 

PRESENT

  • Menyampaikan dengan kreatif
  • Melibatkan peran otak kiri dan kanan
  • Mengakomodir modalitas belajar audien
  • Pendekatan azas belajar orang dewasa
  • Empatik

 

Tips MEMBUKA

  • Hati-hati dengan 7 menit pertama
  • Awal yang baik = setengah kesuksesan
  • Jangan meminta maaf di awal acara
  • Jangan mendiskon diri (merasa tidak mampu, tidak layak, dsb)
  • Kenalkan diri anda (sebaiknya oleh panitia)
  • Pusatkan perhatian peserta di awal acar dengan satu atau gabungan PENARIK PERHATIAN; cerita humor, pertunjukan alat bantu, games, dll)

 

Pengaruh komunikasi menurut hasil penelitian diperoleh dari kata-kata 7%, nada & suara 38% dan bahasa tubuh 55%. Komunikasi nonverbal memegang peranan sangat penting. Untuk itu, kita perlu menguasainya. Silakan baca materi tentang komunikasi nonverbal di bagian lain dari blog ini. Selamat mencoba…..

4 Maret 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | komunikasi | , | Belum Ada Tanggapan

Komunikasi dalam Islam

Komunikasi tidak hanya ilmu yang dipelajari di kelas perkuliahan semata. Bahkan komunikasi sendiri sebenarnya telah diajarkan oleh Sang Pencipta, Allah SWT, melalui kitabnya Al Qur’an tentang bagaimana pentingnya komunikasi bagi umat manusia. Prinsip-prinsip komunikasi dalam Islam yaitu:

1. Qaulan Balighan yaitu komunikasi yang disampaikan kepada mereka sampai jiwa mereka bergetar sehingga bisa berpengaruh terhadap perubahan afeksi pada pribadi yang diajak bicara.

2. Qaulan Maisuran yaitu bahasa yang disampaikan menggembirakan mereka memberikan harapan bagi kemajuan dan perbaikan.

3. Qaulan Layinan yaitu bahasa yang disampaikan secara lemah lembut. Biasanya ditujukan bagi orang-orang yang kasar dan pemarah atau raja yang keras hati seperti Fir’aun. Mereka yang tidak mudah menerima kebenaran.

4. Qaulan Kariman yaitu perkataan yang disampaikan penuh rasa kasih sayang serta tidak kasar seperti yang digunakan oleh seorang anak saleh kepada kedua orang tuanya.

5. Qaulan Sadida yaitu kalimat-kalimat yang ”meruntuhkan kemudian membangunnya kembali”. Artinya jika seorang pemimpin berhadapan dengan bawahan yang melakukan kesalahan maka dia wajib meluruskan dan memberikan saran untuk memperbaiki kesalahan tersebut melalui petunjuk-petunjuk yang benar.

6. Qaula Sodikon yaitu berbicara secara jujur apa adanya, yang hitam katakan hitam bukan abu-abu.

            Metode dakwah Islam yang dilakukan oleh Rasulullah SAW sebenarnya telah menerapkan prinsip komunikasi. Keberhasilan dakwah tidak bisa dilepaskan dari penerapan cara komunikasi Rasulullah SAW yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat saat itu. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW sangat pantas ditiru bukan hanya karena ahlak dan budi pekertinya semata melainkan kehandalannya dalam berkomunikasi. Beliau layak menjadi teladan bagi para pemimpin dan manajer kapanpun dan dimanapun.

25 Februari 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | komunikasi | | 2 Tanggapan

REFORMASI BIROKRASI MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI

Salah satu sasaran gerakan reformasi adalah reformasi birokrasi. Kinerja pemerintah sangat tergantung kepada aparat birokrasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Selama ini pelayanan birokrasi di negeri ini terkesan lambat, rumit dan mahal. Belum lagi korupsi sepertinya sudah membudaya di semua level lembaga pemerintah. Dimulai dari mengurus KTP di kelurahan sampai memproses perizinan di kementrian.
Oleh karena itu, reformasi birokrasi sudah menjadi tuntutan sejarah. Jika negara kita ingin bersaing dengan negara lain maka kita harus terus membenahi diri. Penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate governance) mutlak dilakukan. Dengan penerapan GCG korupsi sulit dilakukan sehingga kesejahteraan rakyat lebih mudah diwujudkan. Unsur-unsur yang harus ada dalam tata kelola pemerintahan yang baik adalah transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kejujuran (transparency, accountability, responsibility, independency, fairness).
Selain pembenahan secara sistematis yang harus dilakukan misalnya dengan menerapkan standard operation procedure (SOP) dalam setiap bentuk pelayanan yang diberikan. SOP perlu disertai dengan pengawasan yang ketat dan tentu saja ada imbal jasa (remuneration) bagi pegawai negeri sipil yang sepadan. Untuk meningkatkan kinerja pelayanan birokrasi dibutuhkan penggunaan teknologi informasi. Penerapan teknologi informasi dalam pemerintahan bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk. Bisa secara internal untuk kebutuhan aparat pemerintah itu sendiri maupun ditujukan bagi pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Surabaya
Kota terbesar kedua setelah Jakarta, itulah Surabaya ibukota provinsi Jawa Timur. Tidak hanya ingin dikenal karena besar atau luasnya saja, kota ini terus membenahi dirinya. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencanangkan diri sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan timur Indonesia.
Salah satu wujud usahanya adalah dengan membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan publik. Untuk meningkatkan citra pemerintahan yang bersih dan transparan di mata masyarakat, dibuatlah beberapa program terobosan yang menarik. Misalnya, unit pelayanan terpadu satu pintu di setiap kecamatan, pelayanan publik sampai malam hari, pelayanan KTP dan IMB on line, dan lelang elektronik (e-procurement).
Pelayanan terpadu satu pintu di setiap kecamatan mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan tanpa perlu harus pergi jauh ke pusat kota. Tentu saja hal ini akan menghemat waktu dan biaya. Selain itu pelayanan publik di tingkat kecamatan dibuka sampai pukul 20.00 malam sehingga warga yang sibuk bekerja di siang hari dapat datang ke kantor kecamatan di malam hari.
Penerapan teknologi dilakukan dalam pembuatan KTP dengan menggunakan finger print identification atau identifikasi sidik jari. Metode ini mencegah warga untuk membuat KTP ganda karena sidik jari mereka akan terekam dan tersimpan dalam database kependudukan. Pemakaian teknologi ini akan mengurangi penyalahgunaan kartu identitas terutama KTP untuk tujuan kejahatan.
Satu langkah berani yang dilakukan Pemkot Surabaya adalah melakukan lelang secara elektronik. Cara ini akan mencegah terjadinya mafia proyek dan proses lelang yang tidak fair. E-procurement ini akan menciptakan iklim usaha yang sehat dan persaingan yang wajar. Bahkan terjadi efisiensi yang diklaim Pemkot Surabaya sebanyak 20% setiap tahun setelah penerapan model lelang tersebut.
Tak hanya itu, Kota Surabaya juga mencanangkan diri sebagai smart city. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan fasilitas akses internet tanpa kabel (wireless). Walau masih terbatas di beberapa lokasi, pengadaan fasilitas ini mendapat sambutan yang bagus dari warganya. Kemajuan suatu daerah memang tergantung dari sumber daya manusianya juga. Semakin cerdas warganya akan semakin maju juga daerahnya.
Warga Surabaya juga bisa dengan mudah menyampaikan keluh kesahnya berkaitan dengan masalah pembangunan atau yang berhubungan dengan Pemkot. Keluhan atau pengaduan masyarakat bisa dilakukan melalui saluran telpon bebas pulsa atau melalui e-mail. Selain dengan cara konvensional yaitu datang langsung ke kantor dinas atau instansi yang berwenang.
Bukan hal yang aneh jika Pemerintah Kota Surabaya mendapatkan banyak penghargaan atas inovasi dan usahanya ini. Mereka mendapatkan juara II Kabupaten/Kota terbaik dalam e-government award 2007 pada tanggal 14 November lalu. Hebatnya lagi mereka mendapatkan tiga penghargaan khusus sekaligus yaitu, special achievement untuk IT Leadership, E-Procurement dan Public Service.
Penerapan teknologi informasi bisa dimulai dari hal yang kecil terlebih dahulu. Misalnya Pemerintah Kota Bekasi yang menggunakan jaringan komunikasi yang efisien melalui IP Phone (Internet Protocol Phone). Penggunaan IP Phone menggantikan telepon konvensional dengan fasilitas yang lebih seperti percakapan biasa, pesan suara (voice mail), pesan teks (instant messaging) seperti SMS, teleconference dan videoconference. Teknologi ini mampu menghemat dana sebesar Rp 300 juta per tahun.
Reformasi birokrasi sudah menjadi sebuah keharusan. Masyarakat saat ini sudah mengerti akan hak dan kewajibannya. Mereka menuntut aparat pemerintah yang digaji dengan uang rakyat untuk bekerja dengan lebih cepat dan lebih baik lagi. Osborne dan Gaeblerr dalam bukunya Reinventing Goverment mengatakan bahwa peningkatan pelayanan kepada masyarakat adalah dengan pengembangan organisasi yang bermuara pada terwujudnya a smaller, better, faster and cheaper goverment. Kalau yang lain bisa, mengapa kita tidak?

15 Februari 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | politik | , | 2 Tanggapan

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MASIH TERABAIKAN

Tahukah anda bahwa dari sekitar 400.000 anak usia dini di Kabupaten Tangerang hanya 7% saja yang sudah mendapatkan pendidikan. Untuk tingkat nasional, 28 juta anak usia 0-6 tahun, sebanyak 73 persen atau sekitar 20,4 juta anak belum mendapatkan layanan pendidikan. Kesenjangan antara wilayah pedesaan dan perkotaan juga terjadi. Hasil yang serupa juga ditemui pada penelitian yang dilakukan oleh Yuliana dkk. di penghujung tahun 2004 dan awal tahun 2005 di Pulau Jawa, bahwa sebagian besar (86.3% di pedesaan dan 73.2% di perkotaan) anak usia prasekolah belum mengakses program-program pendidikan yang ada baik di jalur formal maupun non formal.

Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat partisipasi anak dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Diantaranya yaitu sarana pendidikan yang terbatas dan tidak merata terutama di pedesaan dan kurangnya pemahaman orang tua tentang pentingnya PAUD. Selain itu, perlu dana yang tidak sedikit untuk biaya pendidikan di TK/RA, kelompok bermain dan semacamnya. Bahkan di kota besar ada TK atau playgroup yang biaya masuknya lebih besar daripada SD dan SMP.

Sarana PAUD memang belum merata tersedia di pedesaan. Hal ini mengakibatkan banyak anak yang tidak bisa menikmati pendidikan sejak usia dini. Untuk mendirikan TK atau kelompok bermain memang tidak mudah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sementara di pedesaan taraf ekonomi masyarakatnya relatif rendah sehingga untuk mendirikan TK menjadi tidak feasible. Dalam bahasa yang lebih sederhana bisa dikatakan “tidak bisa balik modal”.

Faktor yang paling penting dalam pendidikan anak sebenarnya adalah orang tua terutama ibu. Bukan berarti seorang bapak tidak perlu bertanggung jawab terhadap  pendidikan anaknya. Namun, biasanya dan seharusnya yang lebih banyak di rumah dan mengurus anak adalah ibunya. Untuk itu, pemahaman orangtua tentang pentingnya pendidikan anak usia dini sangat menentukan. Sebagian orangtua berpandangan mereka hanya “wajib” memberikan pendidikan kepada anaknya ketika masuk sekolah formal yaitu SD dan seterusnya. Sedangkan pendidikan anak sebelum usia SD sering diabaikan dan dianggap sebagai “sunnah”.

Biaya yang mahal menjadi salah satu faktor rendahnya tingkat partisipasi dalam PAUD. Dana yang perlu dikeluarkan oleh orangtua yang menyekolahkan anaknya di TK/playgroup memang tidak sedikit. Selain uang masuk yang jumlahnya cukup besar, ditambah lagi dengan uang bulanan. Belum lagi ada tambahan pengeluaran yang bisa menguras kantong yaitu uang untuk berenang, manasik haji, outbound, piknik, wisuda dan lain sebagainya. Hampir setiap bulan ada kegiatan yang membutuhkan biaya tambahan dari orangtua. Pada kondisi ekonomi yang belum kunjung membaik ini, para orangtua akan memprioritaskan pengeluaran dananya hanya untuk kebutuhan yang paling penting dan mendesak saja. Oleh karena itu, jika mereka belum memahami pentingnya PAUD maka dana untuk itu tidak akan pernah menjadi prioritas.

Padahal PAUD sangat penting dan harus dimulai ketika anak baru lahir. Pada saat anak dilahirkan, ia sudah dibekali dengan struktur otak yang lengkap, namun baru mencapai kematangannya pada saat setelah di luar kandungan. Bayi yang baru dilahirkan memiliki lebih dari 100 miliar neuron dan sekitar satu trilyun sel glia yang berfungsi sebagai perekat serta synap (cabang-cabang neuron) yang akan membentuk bertrilyun-trilyun sambungan antar neuron yang jumlahnya melebihi kebutuhan. Synap ini akan bekerja sampai usia anak lima-enam tahun.

Banyaknya jumlah sambungan tersebut mempengaruhi pembentukan kemampuan otak sepanjang hidupnya. Pertumbuhan jumlah jaringan otak dipengaruhi oleh pengalaman yang didapat anak pada awal-awal tahun kehidupannya, terutama pengalaman yang menyenangkan. Pada fase perkembangan ini, anak memiliki potensi yang luar biasa dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, matematika, keterampilan berpikir, dan pembentukan stabilitas emosional.

Pertumbuhan otak anak ditentukan oleh bagaimana cara orangtua mengasuh dan memberi makan serta menstimulasi anak pada usia dini yang sering disebut critical period ini. Gizi yang tidak seimbang, maupun gizi buruk, serta derajat kesehatan anak yang rendah akan menghambat pertumbuhan otak, dan pada gilirannya akan menurunkan kemampuan otak dalam mencatat, menyerap, menyimpan, memproduksi dan merekonstruksi informasi.

Solusi dari masih rendahnya partisipasi dalam pendidikan anak usia dini harus segera direalisasikan agar permasalahan ini tidak terus membesar. Ada beberapa alternatif solusi yang bisa secara simultan dilakukan karena faktor penyebabnya memang tidak tunggal. Diantaranya yaitu peningkatan pemahaman orangtua tentang pentingnya pendidikan anak usia dini, PAUD gratis untuk rakyat miskin serta sosialisasi konsep home schooling sebagai salah satu alternatif model pendidikan.

Untuk meningkatkan pemahaman orangtua tentang pentingnya pendidikan anak dimulai sejak awal kelahiran, perlu dilakukan kampanye besar-besaran melalui berbagai media. Iklan layanan masyarakat di televisi akan sangat efektif menjangkau hampir semua lapisan masyarakat. Dilengkapi dengan informasi yang gencar disampaikan melalui surat kabar, majalah, radio dan internet. Media luar ruang (outdoor) seperti spanduk, baliho, poster, pamflet dan semacamnya akan menarik perhatian masyarakat jika dikemas dengan menarik. Selain itu, untuk memperdalam informasi bisa dibuat buku saku atau cd/vcd berisi materi yang berkaitan. Tak kalah pentingnya adalah perlu diadakan penyuluhan langsung kepada para orangtua melalui pengajian di majlis taklim, arisan dan lain sebagainya.

Mengingat masih banyak keluarga di Indonesia yang tergolong miskin maka pemerintah berkewajiban mengadakan PAUD gratis karena pendidikan adalah hak semua orang. Konsep ini bisa meniru program posyandu dan bidan desa. Setiap RT atau RW dibentuk kelompok bermain atau TK yang bisa menempati bangunan yang sudah ada jadi tidak perlu ada dana pembangunan. Misalnya, di masjid, musholla, balai desa dan lain-lain. Instrukturnya berasal dari guru khusus yang ditempatkan di desa tersebut. Dia akan bertugas keliling seperti bidan desa dan tentu harus diberikan gaji yang sesuai.

Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah menggiatkan praktek home schooling (sekolah rumah). Metode ini menitikberatkan rumah sebagai basis pendidikan bagi anak. Biasanya dilakukan untuk anak sendiri atau sering disebut home schooling tunggal. Bisa juga beberapa anak dari keluarga yang tinggal berdekatan melakukan kegiatan belajar bersama di satu rumah atau berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah yang lain. Kegiatan ini disebut home schooling majemuk. Ada juga pesertanya yang lebih banyak dan beragam yang sering disebut home schooling komunitas.

Metode ini perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat luas agar semakin banyak keluarga yang menerapkannya. Hal ini dilakukan karena home schooling bisa menjadi salah satu alternatif selain model sekolah yang sudah lazim ada. Orangtua akan menjadi guru bagi anak-anaknya atau bisa juga menggunakan jasa tutor profesional. Semakin banyak alternatif akan semakin besar juga tingkat partisipasi anak dalam PAUD sehingga kualitas manusia Indonesia akan terus meningkat.

8 Februari 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | Pendidikan | , | 8 Tanggapan

Motivasi menulis

Apa pekerjaan yang tidak membutuhkan ijazah? Apa pekerjaan yang tidak perlu KKN (korupsi, kolusi & nepotisme)? Pekerjaan apa yang tidak perlu kantor? Pekerjaan apa yang tidak perlu waktu khusus? Jawabannya adalah penulis.
Menulis bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja kita berada. Penulis adalah profesi yang bisa menghasilkan uang jutaan rupiah atau bahkan milyaran. Semua tergantung dari hasil tulisan kita dan bagaimana memasarkannya. Jadi mulailah untuk menulis sekarang juga.

Untuk menambah motivasi anda menulis, ada beberapa alasan mengapa menulis itu harus kita lakukan yaitu:
1. Saya menulis maka saya ada. Seorang filosof yang mengembangkan paham eksistensialisme yaitu Nietsche mengatakan bahwa saya berfikir maka saya ada. Pemikiran tersebut sekarang berkembang menjadi saya menulis maka saya ada. Menulis adalah bukti eksistensi seorang manusia terpelajar dan modern.
2. Saya menulis maka saya belajar. Seorang penulis adalah pembelajar sejati. Dia selalu haus akan ilmu. Untuk menulis, kita harus banyak membaca, mencari sumber informasi, mengolahnya menjadi tulisan yang layak untuk dibaca. Eni Kusuma, seorang pembantu rumah tangga asal banyuwangi yang bekerja di Hongkong berhasil menulis buku motivasi berjudul Anda Luar Biasa.
3. Saya menulis maka saya kaya. JK Rowling penulis serial Harry Potter adalah penulis terkaya di dunia. Pada tahun lalu, penghasilannya mencapai 170 juta Poundsterling atau sekitar 9 USD per detik. Menurut Sunday Times, total kekayaannya mencapai 560 juta Poundsterling (sumber: Kompas, 5 Oktober 2008). Andrea Hirata mendapatkan milyaran rupiah dari tetralogi laskar pelangi. Filmnya mencatat sejarah sebagai film yang paling banyak ditonton di bioskop Indonesia. Habiburrahman El Shirazy berhasil mendirikan pesantren modern karena bukunya ayat-ayat cinta, ketika cinta bertasbih dll jadi best seller dan dijadikan film layar lebar.
4. Saya menulis maka saya beribadah. Jika kita menulis tentang kebaikan dan orang lain menjadai terinspirasi atau termotivasi, maka kita sebenarnya sama dengan berdakwah. Kita akan mendapatkan pahala dan menulis menjadi bagian dari ibadah.

3 Februari 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | Uncategorized | , | Belum Ada Tanggapan

PARTAI ISLAM DAN PEMILU 2009

Pelaksanaan pemilhan umum memang baru akan dilaksanakan pada 10 April 2009. Namun, genderang perang telah ditabuh dan mulai terdengar. Dimulai dari penetapan partai peserta pemilu oleh KPU, dilanjutkan dengan penetapan nomor urut partai dan yang terakhir adalah ikrar kampanye damai. Acara terakhir ini menandakan dimulainya kampanye resmi dalam format terbatas.

Pemilu 2009 memang membawa beberapa hal baru. Diantaranya yaitu jumlah partai peserta pemilu yang mencapai 34 parpol. Hal ini disebabkan partai lama yang memperoleh suara di parlemen bisa langsung menjadi peserta pemilu tanpa memperhitungkan electoral threshold. Selain itu, kampanye tertutup yang sifatnya bukan pengerahan massa dimulai jauh hari sebelum hari H pemungutan suara.

Beberapa hal baru itu tentu membawa konsekuensi bagi parpol peserta pemilu termasuk partai Islam. Definisi partai Islam sendiri sering menjadi perdebatan. Apakah harus berideologi Islam, berbasis massa Islam atau cukup hanya sebagian besar pengurusnya Islam?. Tulisan ini tidak akan membahas terlalu dalam tentang definisi tapi yang dimaksudkan dengan partai Islam dalam artikel ini ialah partai yang berideologi Islam atau memiliki basis massa umat Islam.

Partai yang bisa digolongkan sebagai partai Islam misalnya PPP yang sejak awal berdirinya memang mengklaim diri sebagai partai Islam. Selain itu, sejak era reformasi beberapa partai muncul dengan identitas keislaman yang kuat seperti Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ada juga partai yang tidak merasa pas disebut partai Islam tapi memiliki basis massa umat Islam yaitu Partai Amanat Nasional (PAN). Tidak bisa dipungkiri partai ini dipelopori dan berbasiskan ormas Muhammadiyah.

Prediksi Perolehan Suara Pemilu 2009

Hasil survey terakhir yang dibuat oleh Indobarometer seperti yang disampaikan oleh direktur eksekutifnya M. Qodari pada hari Rabu 9 Juli 2008 cukup mengejutkan beberapa pihak. Pengumuman hasil survey ini dilakukan dalam acara dengan judul “Berpacu Dalam Pemilu” di Hotel Century Park, Jakarta. Survey nasional yang diadakan sejak tanggal 5 sampai dengan 16 Juni 2008 ini memberikan hasil sebagai berikut PDIP 23,8%, Golkar 12%, Demokrat 9,6%, PKS 7,4%, PKB 7,4%, PAN 3,5%, Hanura 2,3% dan PPP 1,6%.

PDIP berada di urutan teratas sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Posisinya sebagai satu-satunya ”partai oposisi” cukup menguntungkan dilihat dari sisi pemasaran. Ketika partai berkuasa atau yang mengendalikan pemerintahan dianggap gagal oleh masyarakat maka mereka akan lebih memilih partai yang berseberangan dengan penguasa. Trend kenaikan suara partai berlambang banteng dengan moncong putih mulai terasa. Hal ini terbukti dalam beberapa pilkada terakhir yang dimenangkan oleh PDIP seperti di Jawa Tengah, Maluku dan Bali.

Hasil yang paling mengejutkan tentu adalah prediksi perolehan suara yang diperoleh PPP. Partai yang telah berkiprah sejak masa orde baru ini bisa dikatakan meluncur tajam. Hasil Pemilu 2004 partai berlambang Ka’bah ini memperoleh suara 8,15% suara. Ini berarti mereka kehilangan 6,55% suara. Bahkan PPP ”dikalahkan” oleh pendatang baru yaitu partai HANURA.

Jika diibaratkan dengan product life cycle dalam dunia pemasaran mungkin kita bisa menyebutnya sebagai party life cycle, PPP sudah berada dalam tahap declining. Partai ini sudah melewati masa puncaknya (maturity) dan berada dalam posisi stagnasi. Dalam posisi stagnasi dan kondisi pasar yang terus berubah maka tidak aneh jika perolehan suara mereka menurun sampai ke titik dasar.

Ibarat sebuah produk yang sudah tidak terlalu digemari konsumen, PPP harus melakukan inovasi dan revitalisasi. Produk yang sudah dalam tahap penurunan berinovasi dengan mengganti kemasan, merubah logo atau warna dan membuat produk baru yang disesuaikan dengan selera masyarakat. Mungkin PPP harus melakukan perubahan mendasar bisa dengan regenerasi pengurus yang dulu selalu didominasi generasi tua.

Bahkan jika perlu mengganti lambang dan warnanya dengan yang lebih segar. Lambang PPP yang terkesan kaku dan kuno bisa dirubah tanpa menghilangkan identitas aslinya. Image PPP sebagai partai milik orang tua yang cenderung konservatif perlu diubah. Perubahan lambang atau logo suatu organisasi terkait erat dengan perubahan brand image yang ingin dilakukan. Contohnya adalah perubahan lambang Pertamina dan Bank Mandiri.

PKB juga mengalami penurunan menurut survey Indobarometer ini. Pada pemilu 2004 partai ini memperoleh 10,57% suara sedangkan prediksinya hanya mendapatkan 7,4%. Salah satu penyebabnya adalah konflik berkepanjangan yang seakan tidak pernah ada habisnya. Rakyat bosan melihat pertikaian elit partai berebut kekuasaan.

Padahal partai ini memiliki captive market yang sangat jelas yaitu massa dari ormas Nahdatul Ulama (NU). Artinya jika mereka bisa mempertahankan basis perolehan suara di kantong-kantong NU saja hasilnya sudah cukup baik. Apalagi jika bisa melakukan ekspansi ke segmen lain. Bisa jadi lama kelamaan massa NU akan beralih ke partai lain yang bisa menampung aspirasi mereka tanpa harus disibukkan dengan gonjang-ganjing yang sampai saat ini masih berlangsung. Jika partai lain sudah siap berperang maka partai ini masih berperang dengan dirinya sendiri.

PAN juga mengalami penurunan yang signifikan dari 6,44% pada pemilu 2004 menjadi 3,5% menurut hasil survey ini. Sebagian kalangan menganggap PAN mengalami krisis identitas. Mereka tidak mau dianggap sebagai partai Islam karena terkesan ”kesempitan” tapi juga tidak mau menjadi partai sekuler. Basis massa mereka di ormas Muhamadiyah tidak mau dilepas bahkan ingin terus melebarkan sayap ke segmen masyarakat yang lain.

Saat ini PAN akan mengalami tantangan khususnya di captive market massa Muhamadiyah. Sebagian fungsionaris muda Muhamadiyah mendirikan partai baru yaitu Partai Matahari Bangsa (PMB). Sangat mungkin suara PAN akan terkikis di internal ormas Islam ini. Sementara segmen pasar yang lain juga belum tentu bisa didapatkan.

Partai Keadilan Sejahtera sebagai kekuatan baru di pentas politik nasional tidak mengalami perubahan yang berarti. Keberhasilan meraih suara 7,34% pada pemilu 2004 diprediksi oleh hasil survey ini hanya meningkat sangat tipis menjadi 7,4% saja. Pengurus dan kader partai ini harus bekerja keras jika ingin mencapai target yang sangat tinggi yaitu 20% suara. Target itu seperti mimpi walaupun mimpi bisa juga menjadi motivasi.

Apa yang harus dilakukan?

Hasil survey Indobarometer ini memang bukan sebuah kepastian. Masih ada waktu sembilan bulan lebih sebelum hari penentuan. Ini hanyalah early warning atau peringatan dini kepada semua pihak agar melakukan instropeksi dan mempersiapkan diri. Siap untuk menerima segala konsekuensi.

Fakta yang menarik berdasarkan beberapa survey adalah lebih dari 25% masyarakat belum menentukan pilihan. Artinya peluang partai Islam untuk memanfaatkan swing voter ini masih terbuka lebar. Mereka masih ragu untuk memilih maka mereka harus diyakinkan dengan program dan aksi nyata bukan sekedar retorika.

Satu hal yang patut diperhatikan betul adalah kemungkinan mereka yang belum menentukan pilihan ini akan memilih untuk tidak memilih alias golput. Jika selama sembilan bulan ke depan tidak ada upaya dari partai politik, pemerintah atau KPU yang meyakinkan mereka untuk memilih mungkin golput adalah sebuah pilihan. Manfaatkanlah waktu kampanye yang panjang ini meraih simpati dan merebut hati mereka. Selamat berjuang.

28 Januari 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | politik | , | Belum Ada Tanggapan

Mempersiapkan Generasi Kreatif dan Mandiri

P

erputaran waktu dan pergantian zaman merupakan sesuatu yang tak bisa dihindari, oleh karena itu peralihan generasi adalah sunatullah dalam kehidupan kita ini. Masa depan ummat, bangsa dan negara salah satunya sangat tergantung pada bagaimana kondisi generasi muda pada hari ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan generasi muda (anak-anak kita) untuk menghadapi hari esok yang zamannya sangat berbeda dengan yang kita alami saat ini.

Cara mempersiapkan generasi muda adalah dengan memberikan pendidikan yang baik. Pendidikan bagi seorang anak menjadi tanggung jawab bersama yaitu keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah. Setiap pihak memiliki peran yang berbeda. Jika peran ini dimainkan masing-masing pihak dengan baik maka akan baik pula pendidikan anak-anak kita dan begitu juga sebaliknya.

K

eluarga adalah pendidik pertama dan yang utama. Lebih khusus lagi adalah ibu. Peran ibu dalam mendidik anak sangat besar dan tak bisa digantikan. Kewajiban mendidik anak sudah tergambar jelas dalam Al Qur’an Surat At Tahriim (66) ayat 6. Masalah yang sering dihadapi orang tua adalah bagaimana cara mendidik anak agar menjadi anak yang soleh.

Dr. Abdullah Nashih Ulwan dalam buku Tarbiyyatul Aulad Fil Islam menyebutkan ada 5 metode yang perlu dilakukan orang tua dalam mendidik anak-anaknya, yaitu:

  1. Mendidik anak dengan keteladanan yang baik, orang tua harus memberikan contoh yang baik setiap hari dalam berbagai hal. Jangan sampai ada orang tua yang memerintahkan sesuatu yang baik kepada anaknya tapi dia sendiri tidak melaksanakannya sebagaimana dalam firman-Nya Al Qur’an Surat Al Baqoroh (2) ayat 44.
  2. Mendidik anak dengan pembiasaan yang baik, segala hal yang baik dalam Islam sudah harus dibiasakan dilaksanakan walaupun anak kita masih kecil.
  3. Mendidik anak dengan pengajaran dan dialog, orang tua perlu mengembangkan suasan dialogis dengan anaknya. Sebagaimana Nabi Ibrahim as telah mencontohkan ketika beliau berdialog ketika mendapat perintah Allah untuk menyembelih Ismail as anaknya sendiri. (QS 37:102)
  4. Mendidik anak dengan pengawasan dan nasihat, orang tua harus mengontrol perkembangan anaknya, dengan siapa ia berteman dsb dan jika ada hal yang kurang baik maka ia harus memberi nasihat. Contohnya dalam surat Lukman ayat 12-19 ketika Lukmanul Hakim menasehati anaknya.
  5. Memberikan hukuman atau sanksi, apabila anak tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan sementara perintah yang lemah lembut sudah diberikan.

S

ekolah memiliki peran yang besar dalam pendidikan anak karena mereka yang berhak melakukan proses pendidikan formal. Keberhasilan pendidikan anak di sekolah sangat tergantung pada kualitas guru, kurikulum, sarana dan prasarana pendidikan dan juga anak itu sendiri. Cara guru mengajar yang lebih mengutamakan hafalan daripada pemahaman membuat anak lebih sering menggunakan otak kiri daripada otak kanan. Sehingga proses pendidikan di sekolah terasa kaku, membosankan dan cenderung mematikan kreatifitas dan kemandirian anak.

Mendidik anak menjadi kreatif dan mandiri harus dimulai dari keluarga dan sekolah sebagai lingkungan yang terdekat dengan anak. Sebelumnya, kita harus mengerti dulu apa itu kreatifitas dan mandiri. Kreatifitas menurut Zimmerer adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam memecahkan persoalan dan menghadapi peluang. (Creativity is the ability to develop new ideas and to discover new ways of looking at problems and opportunities). Sedangkan kemandirian secara sederhana bisa diartikan tidak tergantung pada orang lain. Anak yang kreatif dan mandiri harus banyak menggunakan otak kanannya.

O

rang yang lebih banyak menggunakan otak kiri atau otak kanan dapat dilihat dari ciri-ciri yang terdapat pada tabel berikut ini:

O T A K K I R I

O T A K K A N A N

Intelektual

Emosional

Logis

Intuitif

Kata

Gambar

Statis

Dinamis

Hafalan

Pemahaman

Fakta

Gagasan

Sempit

Luas

Pasif

Aktif

Bimbingan

Insiatif

Jangka Pendek

Jangka Panjang

Akal Sehat

Imajinasi

Kaku

Spontan

K

eluarga dan sekolah tidak bisa berjalan sendiri, mereka harus didukung oleh komponen masyarakat untuk menghasilkan generasi baru yang dinanti, generasi kreatif dan mandiri. Peran masyarakat bisa sebagai pelaku misalnya dengan mendirikan sekolah, PLS, PKBM, atau LSM yang berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Masyarakat juga bisa berperan sebagai kontrol sosial terhadap kondisi pendidikan atau kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.

E

lemen lain yang tidak bisa dikesampingkan perannya adalah pemerintah. Perannya sebagai regulator dan fasilitator. Regulator berarti pemerintah menyediakan perangkat aturan berupa UU misalnya UU Sisdiknas, UU Guru, PP, Kepmen dsb. Tidak hanya itu tapi juga kurikulum pendidikan. Fasilitator artinya pemerintah menyediakan fasilitas seperti gedung sekolah, buku, guru dan semua sarana yang dibutuhkan untuk pendidikan.

Keluarga, Sekolah, Masyarakat dan Pemerintah harus bersatu padu agar tujuan pendidikan bisa tercapai. Menurut UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pendidikan bertujuan menjadikan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demoktratis serta bertanggung jawab. Panjang amat yah kayak kereta.

Berhasil atau tidak tergantung kita. Kalau bukan kita, siapa? Kalau tidak sekarang, kapan? Mulailah dari yang kecil, mulailah dari diri kita sendiri, mulailah dari sekarang.

28 Januari 2009 Ditulis oleh akhmadfarhan | Pendidikan | , | Belum Ada Tanggapan